GudangPelajaran

Kumpulan Materi Pelajaran

3 Macam Start Jongkok Beserta Teknik Dan Cara Melakukannya

December 4, 2017

Macam-macam Start Jongkok - Jika kamu sedang membutuhkan informasi seputar start jongkok untuk referensi mengerjakan tugas sekolah atau bahkan untuk referensi praktik start jongkok, maka artikel ini merupakan pilihan yang tepat untuk dibaca.

Materi kali ini berisi beberapa informasi dan penjelasan mengenai seluk beluk start jongkok yang terbagi menjadi beberapa poin seperti pengertian start jongkok, macam-macam start jongkok, teknik-teknik start jongkok, aba-aba start jongkok, dan kesalahan dalam start jongkok.

Nah, teman-teman, tanpa berpanjang lebar lagi, mari kita simak berbagai hal mengenai start jongkok pada poin-poin berikut ini.

Pengertian Start Jongkok (Crouch Start)

Start jongkok atau crouch start adalah salah satu jenis teknik start yang dilakukan untuk atletik lari khususnya lari jarak pendek dengan berbagai jenis nomor, yakni 100 meter, 200 meter, dan 400 meter sekaligus juga awalan start untuk lari estafet dan lari gawang.

Disebut sebagai start jongkok karena posisi untuk melakukan start ini mirip dengan posisi tubuh ketika berjongkok. Namun tentu saja posisi ini tidak bisa disamakan dengan jongkok biasa.

Jongkok dalam start jongkok ditata sedemikian rupa agar kedua seluruh tubuh secara bersamaan bisa melakukan tolakan yang menghasilkan lari dengan kecepatan tinggi.

Energi yang dibutuhkan untuk melakukan start jongkok ini lebih besar bila dibandingkan dengan jenis start lainnya seperti start berdiri dan start melayang (berlari).

Dalam start berdiri, pelari akan melakukan posisi siap pada aba-aba ‘bersedia’ dengan gestur tubuh berada di level atas, kaki berjarak dan sedikit ditekuk untuk menghasilkan tolakan dengan energi sedang.

Start berdiri ini biasanya dipergunakan untuk awalan start lari jarak menengah dan lari jarak jauh/maraton.

Sementara start melayang/berlari adalah jenis start ketika pelari memulai start dengan cara lari terlebih dahulu dari belakang garis start untuk menuju garis akhir.

Start melayang dipergunakan untuk lari estafet, yakni pada pelari kedua, ketiga dan seterusnya.

Start jongkok merupakan jenis start yang paling sulit dilakukan. Teknik untuk melakukan start ini sangatlah penting dan sangat berpengaruh pada kecepatan dan kemenangan pelari.

Selain itu, start jongkok dalam pertandingan berskala besar, nasional atau internasional, selalu menggunakan balok start atau papan tumpuan untuk kaki yang ditata dan diukur sedemikian rupa menyesuaikan panjang kaki pelari. Papan inilah yang menjadi titik start.

Namun untuk jenis lomba kelas lokal atau pelajaran olah raga di sekolah, tentunya fasilitas papan start ini belum tentu ada sehingga start ini dilakukan tanpa alat bantu apapun.

Macam-macam Start Jongkok

macam macam start jongkok

via pinterest.com

Ada tiga jenis start jongkok yang dibagi berdasarkan gestur pelari dan ukuran panjang kaki pelari.

Tiga jenis ini berbeda dalam hal jarak balok start antar kaki depan dan belakang. Berikut ini penjelasan selengkapnya:

1. Start Pendek (Short Start/Bunch Start)

Posisi kedua kaki pada posisi ini bisa dibilang sangat dekat dan sulit untuk dilakukan kecuali oleh para atlet yag terlatih.

Kaki terbuka selebar bahu, kaki depan menginjak papan start depan, kaki belakang menginjak papan start belakang.

Lutut kaki belakang berada pada posisi sejajar dengan jari-jari kaki depan atau bahkan lebih depan kurang lebih satu jengkal dari telapak kaki depan.

Jika teknik ini berhasil dilakukan, tolakan yang dihasilkan dari posisi ini akan menghasilkan lari dengan kecepatan tinggi.

2. Start Medium

Posisi ini sering dipergunakan oleh para pelari baik pelari profesional ataupun pelari amatir.

Berbeda dengan start pendek, pada start medium ini letak lutut kaki belakang berada sejajar dengan tungkai kaki depan atau sedikit lebih kebelakang dari kaki depan. Posisi ini juga masih bisa menghasilkan kecepatan yang tinggi.

3. Start Panjang

Posisi ini jarang sekali dipakai kecuali oleh para pelari yang memiliki kaki yang panjang. Posisi lutut kaki belakang berada sekitar 30 cm dari kaki depan atau menyesuaikan. Yang jelas, posisi lutut kaki belakang selalu berada dibelakang kaki depan.

Teknik Start Jongkok

teknik start jongkok

via pinterest.com

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan start jongkok seperti yang akan dijelaskan pada bagian berikut ini:

  1. Penempatan kaki depan selalu merupakan kaki yang terkuat. Hal ini berlaku untuk jenis start pendek, medium, atau panjang.
  2. Posisi lutut disesuaikan sebagaimana telah dijelaskan pada bagian sebelumnya untuk masing-masing jenis start jongkok.
  3. Posisi telapak tangan selalu terbuka dan menapak pada permukaan tanah.
  4. Selalu mengkondisikan diri pada posisi rileks dan konsentrasi penuh pada tubuh dan aba-aba.
  5. Posisi kepala menengadah ke depan namun tak terlalu tinggi untuk melihat dengan jarak pandang pendek jalur lari yang harus dilalui. Hal ini dilakukan pada aba-aba ‘bersedia’.
  6. Posisi kepala menunduk dan menatap tanah pada aba-aba ‘siap’.
  7. Posisi kepala sedikit menunduk dan masih memungkinkan untuk melihat kedepan dengan baik pada aba-aba lari ‘yak’ atau letusan pistol.
  8. Posisi tubuh bagian atas agak condong ke depan ketika mulai berlari.
  9. Posisi lengan membentuk sudut 90 derajad dan diayunkan sesuai irama tubuh ketika berlari (setelah aba-aba ‘yak’ atau letusan pistol).

Aba-aba Start Jongkok

aba aba start jongkok

via pinterest.com

Ada tiga jenis aba-aba dalam lari yang menggunakan start jongkok seperti yang akan dijelaskan berikut ini:

1. ‘Bersedia’

Pada aba-aba ini, pelari telah menempati posisi startnya masing-masing.

Kedua kaki berada pada balok tumpuan, lutut menyentuh tanah, telapak tangan dan jari-jari terbuka menapak tanah, pandangan atau kepala melihat ke depan dengan posisi rileks untuk memetakan jalur yang akan dilalui, bernafas rileks dan konsentrasi pada tubuh.

2. ‘Siap’

Pada aba-aba ini, lutut dan pantat diangkat naik hingga setinggi bahu, kepala menunduk agar tidak hilang keseimbangan, atur pernafasan serileks mungkin, konsentrasi terfokus pada aba-aba berikutnya.

3. ‘Yak’/Letusan pistol

Pada aba-aba ini, pelari mulai menolakkan kakinya dengan kekuatan penuh dan berlari dengan kecepatan penuh hingga menuju garis akhir/finish.

Posisi tubuh pada aba-aba ini adalah condong ke depan, tangan menekuk membentuk sudt 90 derajad dan berayun seirama dengan gerakan tubuh.

Ayunan lengan ke belakang tak terlalu jauh melebihi pinggul belakang dan ayunan ke depan tak terlalu tinggi dan kepalan tangan hanya sebatas tinggi bahu.

Kesalahan Dalam Start Jongkok

Berikut ini merupakan beberapa kesalahan yang terjadi ketika melakukan start jongkok dan kesalahan ini bisa menyebabkan awalan yang buruk untuk berlari:

  1. Terlalu tegang pada jalannya pertandingan.
  2. Leher terlalu tegang atau tinggi ketika menatap ke depan pada aba-aba ‘bersedia’.
  3. Pinggul terangkat terlalu tinggi pada aba-aba ‘siap’.
  4. Kepala masih menatap kedepan atau tidak menunduk pada aba-aba ‘siap’.
  5. Kurang konsentrasi pada aba-aba ‘yak’ atau letusan pistol sehingga pelari mulai berlari terlalu cepat atau terlalu lambat.
Sharing is Caring

«

»


KATEGORI

BACAAN TERKAIT

Copyright © 2018 GudangPelajaranContact / Privacy Policy / Copyright / IP Policy / Term of Service
Top