GudangPelajaran

Kumpulan Materi Pelajaran

5+ Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara


Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara - Setelah kemarin kita membahas tentang manfaat, pengertian dan fungsi dasar negara, maka kali ini kita akan membahas akibat yang ditimbulkan jika suatu pemerintahan tidak memiliki dasar negara.

Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi, selamat membaca artikel ini selengkapnya.

Negara Tanpa Dasar = Rumah Tanpa Pondasi

negara tanpa dasar = rumah tanpa pondasi

via pinterest.com

Negara tanpa dasar negara bisa dikatakan sebagai negara tanpa ideologi.

Padahal, ideologi ini penting untuk menentukan arah, tujuan, cita-cita, visi dan misi suatu negara bahkan sejak awal negara itu didirikan.

Negara tanpa dasar negara ibarat rumah tanpa pondasi yang bisa roboh sewaktu-waktu hanya karena ada goncangan kecil.

Jika kita sedang berada dalam sebuah rumah tanpa pondasi dan rumah tersebut ambruk, maka apa yang akan terjadi pada kita?

Sementara, ketika telah menjadi sebuah negara, berbagai macam hal bisa terjadi, segala jenis ancaman bisa saja datang mulai dari ancaman dari dalam, ancaman dari luar, hingga ancaman bencana alam.

Dasar negara menjadi penentu awal untuk membangun sebuah negara.

Ibarat rumah, bentuk pondasi juga akan menentukan bentuk bangunan atasnya. Semakin lebar pondasi di buat, maka semakin besar rumah bisa dibangun, semakin kokoh pondasi dibuat, maka semakin tinggi pula banguanan tersebut bisa dibangun bertingkat.

Demikian pula dengan negara, tanpa pondasi yang baik maka mustahil juga kehidupan dalam negara tersebut akan berlangsung baik.

Apa sih yang bisa dijadikan sebagai dasar negara?

Pertama adalah ideologi (gagasan yang berdasarkan pada rasio dan logika), kedua adalah nilai-nilai kehidupan seluruh lapisan masyarakat dalam negara tersebut.

Kedua hal tersebut harus dielaborasi menjadi suatu dasar negara sehingga dasar negara tersebut tidak akan berpihak pada kepentingan satu golongan tertentu saja, melainkan bisa mengayomi seluruh sendi kehidupan dalam suatu negara tersebut.

Dengan berdasar pada suatu ideologi tertentu dan nilai-nilai kehidupan dari seluruh lapisan masyarakat yang hidup dengan latar belakang budaya, agama dan ras yang berbeda-beda, maka dasar negara tersebut akan memiliki fungsinya sebagai alat untuk menyelenggarakan kehidupan bernegara dan bermasyarakat, sebagai acuan dasar hukum, sebagai pedoman nilai yang bisa memayungi segala bentuk perbedaan dalam masyarakat, sebagai dasar kedaulatan negara, sebagai simbol negara dan sebagai identitas negara agar negara tersebut tak hanya berjalan menuju kehidupan yang lebih baik namun juga diakui keberadaannya oleh negara lain.

Oleh sebab itulah suatu dasar negara mutlak harus ada dan dimiliki oleh suatu negara bahkan sebelum negara tersebut dibentuk dan menyatakan kedaulatannya.

Sebagai contoh, Indonesia telah memiliki Pancasila sebagai dasar negara sejak sebelum proklamasi kemerdekaan negara republik Indonesia dibacakan oleh presiden Soekarno.

Dasar negara tersebut disusun oleh Soekarno bersama dengan para pejuang lainnya untuk menegaskan keberadaan, sikap, cita-cita, dan komitmen seluruh warga Indonesia agar terbebas dari belenggu penjajahan serta diakui oleh negara lain.

Pancasila tersebut juga dibacakan pada saat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia karena atas dasar itulah negara Republik Indonesia didirikan untuk mensejahterakan kehidupan seluruh warga negara yang tergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Namun demikian, dasar negara ini akan berfungsi dengan semestinya apabila seluruh warga negara tersebut mau menggunakanya sebagai pedoman hidup dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari.

Akibat Jika Pemerintah Tidak Memiliki Dasar Negara

akibat jika pemerintah tidak memiliki dasar negara

via pinterest.com

Berikut ini merupakan beberapa poin yang berisi uraian atas dampak atau akibat yang terjadi pada suatu negara yang tidak memiliki dasar negara. Simak selengkapnya pada poin-poin berikut ini:

1. Negara Tidak Memiliki Pedoman untuk Menyelenggarakan Kehidupan Bernegara

Dasar negara adalah ideologi beserta perangkat ideologisnya yang dijadikan patokan untuk menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat dalam bernegara.

Jika suatu negara tidak memiliki dasar negara, maka bisa dikatakan bahwa negara tersebut tidak memiliki pandangan, cita-cita, dan nilai-nilai yang akan diusung bersama dalam kehidupan.

Tanpa pedoman tersebut, lantas mau dibawa kemana arah kehidupan masyarakat dalam negara tersebut?

Sementara seburuk-buruknya suatu paham atau ideologi negara selalu memiliki tujuan untuk mengarahkan kehidupan ke arah yang lebih baik.

Dengan kata lain, negara tanpa dasar negara akan berhenti di satu titik dan akan selesai dalam waktu dekat.

2. Negara Tidak Memiliki Dasar Hukum yang Kuat

Dasar hukum berpijak dari dasar negara karena hanya dengan cara demikian maka produk hukum dan undang-undang suatu negara tidak akan bertentangan dengan ideologi negara.

Jika dasar negara tidak ada, sebetulnya bisa saja suatu negara menciptakan suatu undang-undang dan perangkat hukum negara.

Namun demikian, undang-undang dan produk hukum tersebut bisa dipertanyakan keabsahannya, yakni apakah produk tersebut mewakili kehidupan masyarakatnya?

Sementara itu fungsi hukum salah satunya adalah sebagai pengatur dan pembatas kebebasan masyarakat dalam bertindak.

Jikalau produk tersebut tidak berdasar atas dasar negara, maka bagaimana produk hukum tersebut bisa melindungi segala bentuk tindakan dalam masyarakat?

Apa dasar larangan yang digunakan? Nilai-nilai dari mana yang diambil?

Sekalipun bisa, maka ikatan konseptual yang melatarbelakangi produk hukum tersebut tidaklah kuat karena tidak berpijak pada suatu dasar tertentu.

3. Negara Tidak Memiliki Dasar Acuan untuk Membuat Visi dan Misi Kehidupan Bernegara

Visi dan misi suatu negara muncul karena adanya dasar negara terlebih dahulu yang dijadikan pondasi utama untuk menegakkan berdirinya negara dan terselenggaranya kehidupan bernegara.

Tiap-tiap ideologi yang menjadi dasar negara akan memiliki arah serta visi dan misi yang berbeda.

Misalnya, negara yang memiliki ideologi kapitalis sebagai dasar negara akan mementingkan kekuatan kapitalnya untuk membangun kehidupan masyarakat, ideologi komunis akan menekankan kesetaraan sosial, dan ideologi agama radikal akan menyeragamkan segala perbedaan dalam masyarakat menjadi satu nilai mutlak yang tak bisa dibantah kebenarannya.

Apapun kelemahan dan kelebihan ideologi masing-masing negara, setidaknya dengan dasar negara maka suatu negara akan memiliki visi dan misi untuk menyelenggarakan kehidupan yang lebih baik sesuai dengan idealnya masing-masing.

4. Negara Rawan Krisis Sosial dan Kemanusiaan

Salah satu penyebab munculnya krisis sosial adalah karena negara tak memiliki kekuatan melalui berbagai instrumen kenegaraannya untuk menciptakan situasi sosial yang kondusif.

Bilamana suatu negara tidak memiliki dasar negara, krisis sosial akan terjadi mulai dari munculnya benturan dari latar belakang komunitas masyarakat yang berbeda-beda, hingga meningkatnya kasus kejahatan dan kekerasan.

Ancaman akan benturan perbedaan merupakan ancaman yang nyata mengingat hal ini pun telah terjadi di negara yang memiliki dasar negara yang bagus sekalipun.

Sebagai contoh, di berbagai wilayah di Indonesia pada masa lalu sebelum datangnya bangsa kolonial, satu wilayah akan berusaha menguasai wilayah lain, satu kerajaan akan berusaha memperlebar wilayah dan kekuasaannya dengan cara menaklukkan wilayah lain.

Hal tersebut terjadi karena tidak ada payung nilai yang dijunjung bersama melalui satu sistem pemerintahan yang disepakati bersama.

Kondisi yang terpecah-pecah tersebut memudahkan bangsa kolonial masuk dan menguasai seluruh wilayah Indonesia hingga pada tahun 1945, Soekarno dan segenap perwakilan anak bangsa pribumi dari berbagai daerah mulai melakukan perlawanan dan membentuk negara kesatuan republik indonesia yang dipersatukan di bawah naungan Pancasila sebagai dasar negara.

5. Negara Tidak Memiliki Identitas yang Jelas di Mata Dunia

Salah satu pembentuk karakter suatu negara adalah dasar negara yang mana dasar negara tersebut dipergunakan sebagai landasan utama untuk menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karenanya, melalui dasar negara, suatu negara akan menanamkan nilai-nilai tertentu untuk ditanamkan dalam masyarakat.

Kiranya melalui hal inilah kemudian suatu masyarakat dalam negara akan hidup dengan jalur kehidupan yang telah ditentukan oleh negara dan dengan demikian maka karakter masyarakat akan terbentuk.

Dari karakter yang tumbuh dalam masyarakat ini nantinya akan terbentuk suatu kebudayaan yang khas dan inilah kiranya yang menjadi identitas suatu negara.

Lantas bagaimana dengan negara yang memiliki beragam latar belakang budaya masyarakat yang berbeda-beda?

Dasar suatu negara diciptakan dengan berbagai pertimbangan. Tentunya dasar negara ini disusun oleh wakil-wakil dari berbagai kelompok masyarakat dengan berbagai latar belakang yang berbeda sehingga dasar negara tersebut bisa memayungi segala jenis perbedaan dalam kehidupan di masyarakat.

Dengan demikian, dasar negara ini bisa diterima oleh semua kalangan.

Indonesia merupakan contoh negara yang berhasil menciptakan dasar negara dengan situasi masyarakat seperti yang digambarkan tersebut.

Dasar negara akan menjadi satu acuan nilai yang bisa disepakati tanpa harus menyeragamkan segala perbedaan dalam masyarakat sehingga negara tersebut akan tetap menjadi negara yang kaya akan keragaman.

Kiranya, sebagai contoh, Indonesia dikenal dunia sebagai negara yang memiliki beragam kebudayaan masyarakat.

6. Negara Rentan Terhadap Kehancuran

Hancurnya sebuah negara bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yakni faktor internal, faktor eksternal, dan bencana alam.

Faktor internal salah satunya adalah gejolak sosial yang berujung pada aksi makar karena ada kelompok-kelompok tertentu dalam suatu negara yang ingin menggulingkan kekuasaan negara.

Faktor eksternal bisa berupa serangan dari negara lain dan faktor bencana alam tentunya karena negara tersebut dilanda bencana alam yang hebat yang memiliki dampak masif.

Jika negara tidak memiliki suatu dasar negara yang bisa dijadikan acuan, maka negara tersebut akan rentan terhadap kehancuran yang disebabkan oleh faktor internal.

Sebagaimana telah dijelaska pada bagian sebelumnya, negara tanpa dasar bisa berarti bahwa negara tersebut tidak memiliki cita-cita, visi dan misi, dasar hukum serta mekanisme kenegaraan yang jelas untuk menyejahterakan rakyat sehingga dalam banyak hal negara tersebut lemah.

Dari hal tersebut, kemungkinan terdekat yang akan terjadi adalah meningkatnya jumlah pelaku kejahatan dan kekerasan sehingga memicu kerusuhan.

Pada titik tersebut, tentu akan ada banyak komunitas masyarakat yang tidak puas dan kecewa dengan penyelenggaraan dan tata negara yang ada sehingga bisa memancing munculnya gerakan radikal yang ingin menggulingkan kekuasaan negara.

Dalam hal ini, negara dipandang gagal dalam mengayomi kehidupan masyarakatnya.

Demikianlah teman-teman beberapa akibat dari tidak memiliki dasar negara yang bisa kami hadirkan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat.

Sharing is Caring

«

»


KATEGORI

BACAAN TERKAIT

Copyright © 2018 GudangPelajaranContact / Privacy Policy / Copyright / IP Policy / Term of Service
Top